top of page
Search

Kalimat Tunggal dan Kalimat Majemuk

  • anassuryafathi
  • Jun 6, 2023
  • 2 min read

Updated: Jan 20, 2024



Menurut KBBI, kalimat secara definisi adalah satuan bahasa yang secara relatif berdiri sendiri, mempunyai pola intonasi final dan secara actual ataupun potensial terdiri atas klausa. Sederhananya, kalimat adalah satuan bahasa yang berupa kata atau kelompok kata (frasa dan klausa) yang dapat berdiri sendiri dan mempunyai arti. Berdasarkan jumlah frasa dan klausanya, kalimat dibedakan menjadi dua bentuk, yaitu kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Kita akan membahas keduanya satu persatu.


1. Kalimat Tunggal

Kalimat tunggal adalah kalimat yang terdiri dari satu klausa dan memiliki satu arti. Berikut adalah contohnya:

1. Saya membaca buku.

2. Ibu membeli sayur di pasar.

3. Ayah menulis surat di kantor kemarin.

Kalimat (1), (2), dan (3) diatas masing-masing memiliki satu arti. Kalimat (1) tidak dilengkapi dengan keterangan. Kalimat (2) dilengkapi dengan keterangan tempat, dan kalimat (3) dilengkapi dengan keterangan tempat dan waktu.


2. Kalimat Majemuk

Kalimat majemuk adalah kalimat yang mengandung dua frasa/klausa atau lebih dan masing-masing frasa/klausa memiliki arti tersendiri. Kalimat majemuk dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:


a. Kalimat Majemuk Setara

Kalimat majemuk setara adalah kalimat majemuk yang klausa-klausanya memiliki kedudukan yang setara atau sederajat. Berikut adalah contohnya.

1. Kakak membaca dan adik bermain.

2. Ana menari sedangkan Sari bernyanyi.

3. Aska sangat cerdas tetapi dia tidak sombong.

Kalimat (1), (2), dan (3) masing masing mengandung dua klausa yang juga menimbulkan dua gagasan atau arti. Arti klausa yang pertama dan kedua setara sehingga disebut kalimat majemuk setara.


b. Kalimat Majemuk Rapatan

Kalimat majemuk rapatan adalah kalimat majemuk setara yang bagian yang sama (subjek atau predikat) dihilangkan. Berikut adalah contohnya.

1. Ayah dan Ibu bekerja.

Kalimat ini telah dihilangkan salah satu predikatnya, yaitu bekerja. Kalimat ini berasal dari kalimat Ayah bekerja dan Ibu bekerja.

2. Lisa menari dan bernyanyi.

Pada kalimat ini, salah satu subjek telah dihilangkan, yaitu Lisa. Kalimat ini berasal dari kalimat Lisa menari dan Lisa bernyanyi.

3. Aku membeli buku, pensil, pena, dan penghapus.

Pada kalimat ini, baik subjek dan predikat telah disederhanakan menjadi satu subjek yaitu Aku dan satu predikat yaitu membeli. Kalimat ini berasal dari kalimat Aku membeli buku, Aku membeli pensil, Aku membeli pena, dan Aku membeli penghapus.


C. Kalimat Majemuk Bertingkat

Kalimat majemuk bertingkat adalah kalimat majemuk yang klausa-klausanya mempunyai kedudukan yang bertingkat (tidak setara). Salah satu dari klausa tersebut berkedudukan sebagai klausa utama (induk kalimat), dan yang lain berkedudukan sebagai klausa subordinatif (anak kalimat). Apabila anak kalimat (AK) mendahului induk kalimat (IK), maka harus dipisahkan dengan tanda koma (,) dan apabila induk kalimat (IK) mendahului anak kalimat, maka tidak perlu diberikan tanda koma (,). Berikut adalah contohnya.


1.a) Kalau hari hujan, saya tidak akan datang.

AK IK

1.b) Saya tidak akan datang kalau hari hujan.

IK AK

2.a) Jika dia lupa, aku akan diam saja.

AK IK

2.b) Aku akan diam saja jika dia lupa.

IK AK


Sekian penjelasan mengenai kalimat tunggal dan kalimat majemuk beserta contohnya. Semoga artikel ini bermanfaat! Terima kasih sudah membaca!


Recent Posts

See All

Comments


bottom of page